Kejaksaan Negeri Soppeng, Berikan Penyuluhan Hukum" Jaksa Masuk Sekolah" di Gelar di SMAN.1 Soppeng
SOPPENG, SULAWESI SELATAN – Alqantaranews.id - Kejaksaan Negeri Soppeng melalui Bidang Intelijen melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum "Jaksa Masuk Sekolah (JMS)" dengan tema " Kenakalan Remaja dan Dampak Narkotika" di gelar di SMAN.1 Soppeng bertempat di Aula SMAN.1 Soppeng, Jum'at, 6/2/25.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Soppeng Lutfi Alam, S.Sos kemudian dilanjutkan pemberian materi oleh Kasubsi II Intelijen Kejaksaan Negeri Soppeng Yogi Pratama, S.H.,M.H.
Dalam kesempatan tersebut Kasubsi II Intelijen kejaksaan Negeri Soppeng Yogi Pratama, S.H.,M.H. menyampaikan terkait hal-hal berkenaan dengan kenakalan remaja dan bagaimana mengatasinya serta aturan atau undang-undang yang mengatur terkait penyalahgunaan Narkotika
Kenakalan remaja dengan narkotika adalah masalah serius yang dapat berdampak buruk pada kesehatan, pendidikan, dan masa depan mereka. beberapa cara untuk mengatasi kenakalan remaja dengan narkotika.
Menurut, Kasubsi Intelejen, Yogi Pratama, Kurangnya pengawasan orang tua,
Lingkungan pergaulan yang buruk,Kurangnya pendidikan tentang bahaya narkotika
Masalah keluarga atau emosi, sehingga memicu anak berbuat kurang baik atau lari dari keputusan asaan.
Pendidikan dan Pencegahan
Yogi Pratama, menuturkan panjang lebar, bahwa, Berikan pendidikan tentang bahaya narkotika sejak dini dan lakukan pencegahan dengan cara yang efektif.OPengawasan orang tua yang lebih utama dalam pendidikan anak anaknya,vharus lebih aktif dalam mengawasi anak-anaknya, mereka dan memberikan perhatian yang cukup.
Dengan cara Jika remaja sudah terlanjur menggunakan narkotika, konsultasikan dengan ahli kesehatan atau konselor untuk mendapatkan terapi yang tepat.
Dorong remaja untuk terlibat dalam aktivitas positif seperti olahraga, seni, atau kegiatan sosial.
"Keluarga harus memberikan dukungan dan motivasi kepada remaja untuk berhenti menggunakan narkotika,yang lebih penting peran orang tua sangat dibutuhkan, dengan berkomunikasi dengan anak-anak Anda secara terbuka dan jujur.Tunjukkan contoh yang baik dan hidup sehat."
Berikan penghargaan dan motivasi kepada anak-anaknya sehingga anak anak bisa termotivasi ke hal yang lebih baik dan positif,"Tutupnya.
Redaksi :
Sapta Rini Sunardi S. Ip
Editor :
Andi Pooja
