KAMRI Desak Audit Forensik dan Investigasi Menyeluruh Atas Dugaan Konsentrasi 41 Dapur MBG di Sulawesi Selatan

 KAMRI Desak  Audit Forensik dan  Investigasi Menyeluruh Atas Dugaan Konsentrasi 41 Dapur MBG di Sulawesi Selatan 



MAKASSAR, SULAWESI SELATAN - Alqantaranews.id8 Juni 2026 — Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN), KPK, Kejaksaan Agung, Polri, BPK, BPKP, KPPU, dan Ombudsman RI untuk segera melakukan audit investigatif dan audit forensik atas dugaan konsentrasi pengelolaan 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan.


Desakan tersebut muncul setelah berkembangnya informasi mengenai pengelolaan sedikitnya 41 dapur MBG oleh Yasika Aulia Ramadhani yang diketahui merupakan putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud.


Ketua Umum KAMRI, Suwandi, menegaskan bahwa informasi tersebut harus diusut secara terbuka karena berpotensi menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi, keadilan, dan konflik kepentingan dalam pengelolaan program yang dibiayai oleh uang negara.


"Jika benar terdapat penguasaan puluhan dapur MBG oleh pihak yang memiliki kedekatan dengan elite politik, maka negara wajib menjelaskan kepada publik bagaimana proses seleksi dan penunjukannya dilakukan. Program rakyat tidak boleh dikelola dalam ruang gelap," tegas Suwandi.


KAMRI juga meminta KPPU menelusuri potensi konsentrasi penguasaan program dan memastikan adanya kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program MBG.

"Kami akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. Jika tidak ada langkah konkret dari lembaga yang berwenang, maka KAMRI akan menempuh langkah-langkah konstitusional, termasuk aksi demonstrasi sebagai bentuk kontrol publik terhadap penggunaan anggaran negara," tutup Suwandi.((*)

Penulis/Pewarta:

Muslimin

Editor;

Andi Sri Hasmuliaty 

Redaksi/Publizher:

Andi Rosha 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak