Komunitas FT. Oranjer Mimika Sambangi Warga Disabilitas di Nawaripi, Pemerintah Didorong Perluas Perhatian
Baca selengkapnya disini👇👇👇
TIMIKA, https : // alqantaranews. Id- 16 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat penyandang disabilitas kembali ditunjukkan Komunitas FT. Oranjer Mimika. Komunitas yang dipimpin M. Guntur Fakaubun atau yang akrab disapa Ayah Dede tersebut mengunjungi salah satu warga di kawasan Nawaripi Dalam, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, komunitas bertemu dengan Brian Kaynama, warga yang telah mengalami keterbatasan fisik selama kurang lebih tiga tahun setelah mengalami kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut, Brian mengalami patah pada bagian tangan dan kaki sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit selama sekitar satu tahun. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas. Selama kurang lebih tiga tahun, Brian juga membutuhkan kursi roda untuk membantu mobilitasnya.
M. Guntur Fakaubun mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan, khususnya penyandang disabilitas.
Menurutnya, sebelum mendatangi kediaman Brian, dirinya bersama anggota komunitas telah berkomunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Mimika terkait kebutuhan kursi roda bagi Brian.
"Kami sudah berkomunikasi dengan Dinas Sosial untuk menyampaikan kondisi Brian dan kebutuhannya terhadap kursi roda. Respons dari Dinas Sosial sangat baik. Mereka menyampaikan bahwa pada hari Jumat akan turun langsung mengunjungi rumah Brian," ujar Ayah Dede.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Mimika yang telah merespons laporan tersebut. Dalam proses pengajuan bantuan, pihaknya juga meminta dokumen administrasi seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP Brian untuk disampaikan kepada pihak terkait.
Ayah Dede berharap perhatian pemerintah terhadap masyarakat penyandang disabilitas tidak hanya berhenti pada satu warga. Menurutnya, masih banyak masyarakat di Mimika yang membutuhkan bantuan berupa kursi roda, tongkat, maupun alat bantu lainnya agar dapat menjalani aktivitas dengan lebih baik.
"Kami berterima kasih atas respons pemerintah, khususnya Dinas Sosial. Kami berharap perhatian seperti ini bisa terus dilakukan. Jangan sampai pemerintah hanya melihat pembangunan dan kegiatan di tempat-tempat tertentu, sementara masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan," katanya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah agar melakukan pendataan dan survei secara lebih luas terhadap warga penyandang disabilitas di berbagai wilayah Kaabupaten Mimika.
"Brian bukan satu-satunya. Bisa jadi masih ada warga lain yang kondisinya sama atau bahkan lebih membutuhkan bantuan. Karena itu, kami berharap pemerintah bisa turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan," tambahnya.
Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari pelayanan publik dan pembangunan yang inklusif. Kolaborasi antara komunitas masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat membuka akses bantuan bagi warga yang selama ini membutuhkan perhatian.
Komunitas FT. Oranjer Mimika juga menyatakan akan terus mendorong kepedulian sosial serta menyuarakan kebutuhan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Mimika.
Penulis M.G.FAKAUBUN
Editor : Andi Pooja
Redaktur : Andi Rusdi
