Sukses Gelar Kegiatan Sosialisasi Kenakalan Anak,TPA Muhammad Al' Fatih Bekasi: Langkah Prefektif Membentengi Generasi Muda

 


BEKASI,—Alqantaranews.id -  TPA Muhammad Al Fatih yang berlokasi di Villa Indah Pulo Timaha B2B No. 1 dan 45, Babelan, Bekasi Utara, menggelar kegiatan Sosialisasi Kenakalan Anak pada Jumat, 14 November 2025, yang dikemas menarik dan ramah anak

Acara ini menghadirkan Pendongeng Anak Nasional, Kak Harris—yang memiliki nama lengkap Harris Rizki—seorang pendongeng berpengalaman yang telah melakukan roadshow edukasi ke berbagai kota besar di Indonesia seperti Bekasi, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Kalimantan, hingga Surabaya.

 Kehadiran Kak Harris memberi warna berbeda pada sosialisasi yang biasanya dilakukan melalui ceramah formal. Dengan metode dongeng interaktif, ekspresi kuat, dan gaya komunikasi yang dekat dengan dunia anak-anak, pesan moral tentang bahaya kenakalan disampaikan dengan cara yang menyenangkan namun tetap membekas.

Dan anak anak puas menikmati rangkaian prosesi penampilan Boneka lucu dan menggemaskan yang selalu menemani Kak Haris dalam setiap road show dan edukasi nya sangat mengibur.


Aulia, salah seorang Guru TPA Muhammad Al Fatih sekaligus pengundang utama dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa, pihaknya merasa sangat bertanggung jawab untuk memberikan edukasi yang tepat kepada anak-anak sejak dini",bebernya.Sabtu,15/11/25.

 "Menurutnya, tantangan lingkungan sosial saat ini semakin kompleks, sehingga metode pembelajaran harus menyesuaikan perkembangan zaman.

 Ia mengungkapkan rasa bahagia karena akhirnya dapat mendatangkan Kak Harris yang dianggap mampu menyampaikan pesan moral dengan cara yang menarik. 


Aulia, mengatakan bahwa anak-anak tampak sangat antusias dan bersemangat selama acara berlangsung. Bahkan beberapa anak datang kepadanya setelah acara selesai dan berkata bahwa mereka ingin Kak Harris mendongeng setiap hari di TPA mereka.

Setelah acara berlangsung, momen paling mencuri perhatian adalah ketika Ayis, boneka pendamping Kak Harris, menjadi pusat kerumunan anak-anak.

 Mereka berlari mendekat, memeluk, menyentuh, hingga meminta foto bersama Ayis. 


Suasana TPA berubah menjadi sangat riuh namun penuh kegembiraan. Para guru dan orang tua yang hadir pun turut menikmati suasana tersebut karena melihat langsung betapa besar pengaruh pendekatan dongeng dalam menguatkan pemahaman moral anak-anak.


"Dengan adanya metode seperti ini, anak-anak dapat mencerna pesan" yang cukup berat dengan cara yang jauh lebih mudah dan menyenangkan", lanjut Aulia

"Cara sosialisasi ini menjadi bukti bahwa pendekatan edukasi yang tepat dapat menghasilkan dampak yang signifikan bagi perkembangan karakter anak. 

TPA Muhammad Al Fatih berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara rutin, bukan hanya di lembaga mereka tetapi juga di sekolah atau TPA lain di Bekasi dan sekitarnya.

"Ini menunjukkan bahwa dongeng bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga medium pembelajaran moral yang sangat efektif.

Aulia menambahkan, dengan meningkatnya berbagai bentuk kenakalan anak di Bekasi, langkah-langkah preventif seperti sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi benteng awal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

 Pendidikan karakter sejak dini bukan hanya tugas sekolah atau guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

 Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan anak-anak Bekasi dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih kuat, lebih berani menjaga diri, dan lebih siap menghadapi masa depan.(*)

Penulis : Hendro

Editor  : Andi Pooja

Pemimpin Redaksi :  Rosdiana Hadi,S.Sos

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak