Aksi Cepat Tanggap TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng, Merakit Perubahan dan Merangkai Harapan di Desa Jampu dan Desa Barang.

 Aksi Cepat Tanggap TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng, Merakit Perubahan dan  Merangkai Harapan di Desa Jampu dan Desa Barang.

 


SOPPENG SULAWESI SELATAN – Alqantaranews.id - Di sebuah sudut Kabupaten Soppeng, ada dua desa yang dulu hanya dikenal dengan jalan berlumpur dan kesulitan mendapatkan air bersih, Desa Jampu dan Desa Barang. Bagi warga seperti Ibu Nurhafsah, Kepala Desa Jampu, setiap hari adalah perjuangan untuk membawa kesejahteraan bagi orang-orang yang dipimpinnya. "Kita selalu berharap ada yang melihat kita, mendengar suara kita," katanya sembari menatap jalan yang sering membuat warga kesusahan saat musim hujan.


Hari Kamis (26/2/2026) menjadi titik balik. Sebelum matahari mulai tinggi, sejak pukul 08.00 WITA, suasana di Posko TMMD Dusun Jampu berubah total. Warga berkumpul dengan wajah ceria,

 Sementara Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE. beserta Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle bersama jajaran Forkopimda menyambut kedatangan sebuah tim yang datang dengan misi penting, Tim Pengawasan dan Evaluasi Program TMMD Ke-127 TA 2026 yang dipimpin oleh Brigjen TNI Mukhlis, S.Ap., M.M.

 


"Kamu tahu tidak?" ujar Wakil Bupati dengan suara yang bergetar emosi saat berdiri di depan semua hadirin. "Dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, kita adalah salah satu yang terpilih untuk menjalankan program TMMD. Apa yang dulu kita kira hanya mimpi, rumah yang layak huni, air bersih yang mudah didapat, jalan yang bisa dilewati kapan saja, kini mulai menjadi kenyataan!"

 

Saat kata-katanya terdengar, Pak Anwar dari Desa Barang mengangguk perlahan. Beberapa bulan lalu, dia harus pergi sejauh dua kilometer hanya untuk mencari air bersih untuk keluarganya. Kini, di desa barunya, sebuah sumur bor baru berdiri tegak, dilengkapi dengan bak penampungan air. "Aku tidak perlu lagi bangun pagi-pagi hanya untuk mencari air," katanya dengan senyum lebar saat menunjukkan lokasi sumur bor kepada rombongan.

 

Setelah acara pembukaan, Brigjen TNI Mukhlis bersama rombongan mulai menjelajahi setiap lokasi sasaran TMMD:

 


Di jalan yang dulu selalu licin dan berlumpur, kini permukaannya sudah dipadatkan dan kokoh, siap menghubungkan desa dengan pasar dan fasilitas publik di luar sana.

Itulah Aksi Cepat Tanggap TMMD ke- 127 Kodim 1423/Soppeng, sehingga infrastruktur ke dua  Desa di Kabupaten Soppeng sudah rampung di laksanakan,

Di lokasi rehabilitasi rumah tidak layak huni, keluarga yang akan menempatinya sudah mulai merencanakan bagaimana mengatur ruangan baru mereka. "Rumah ini seperti baru," ujar salah satu anggota keluarga dengan mata penuh harapan.

D lahan kosong yang dulu hanya tumbuh rumput liar, kini 200 bibit pohon telah ditanam, setiap pohon adalah janji akan masa depan yang lebih hijau bagi anak-anak desa.

Saat berdiri di antara bibit pohon yang baru ditanam, Brigjen TNI Mukhlis berbicara dengan suara yang hangat namun tegas. "Saya melihat bukan hanya beton dan pasir di sini," katanya sambil menyentuh batang pohon muda. "Saya melihat identitas yang kuat, rumah panggung Bugis yang indah, keberadaan kalong yang unik, dan semangat masyarakat yang tidak pernah padam. Keunikan kalian adalah kekayaan kalian. TMMD datang bukan untuk mengubahnya, melainkan untuk membantu kekayaan itu bersinar lebih terang."

Ia juga menjelaskan bahwa setiap rupiah yang digunakan untuk program ini diberikan langsung kepada masyarakat tanpa melalui kontraktor, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh yang membutuhkan.(*)

Redaksi 

Andi Rosha 

Editor 

Andi Hasmuliati 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak