TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng Hadirkan Penyuluhan Pengendalian Hama Padi, Jagung & Kedelai untuk Petani Desa Jampu
SOPPENG, SULAWESI SELATAN – Alqantaranews.id - Dalam rangka pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1423/Soppeng, kegiatan penyuluhan pertanian tentang pengendalian hama pada tanaman padi, jagung, dan kedelai sukses diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja, pada hari Minggu, 15 Februari 2026, dengan dihadiri 95 peserta yang terdiri dari petani lokal, tokoh masyarakat, dan anggota TMMD serta mahasiswa KKN dari Universitas Lamappapoleonro, mengikuti acara yang diselenggarakan secara kolaboratif antara Kodim 1423/Soppeng, Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng, dan Kelompok Tani setempat.
Pematerian yang diberikan oleh Ibu Hj. Andi Nurliana, SP., membawa pemahaman baru tentang langkah-langkah pengendalian hama yang komprehensif dan ramah lingkungan:
1. Deteksi dan pemantauan dini – Mengenali tanda-tanda awal serangan hama agar penanganan bisa dilakukan sebelum menyebar luas
2. Pengendalian hayati – Memanfaatkan makhluk seperti kepik pemangsa ulat dan jamur Beauveria bassiana sebagai sekutu alami kita
3. Pengendalian kimiawi yang tepat guna – Memilih pestisida yang sesuai dengan jenis hama dan tanaman, dengan memperhatikan dosis dan jadwal aplikasi yang benar
4. Pembangunan sistem pertanian yang lestari – Melakukan rotasi tanaman, pengelolaan sampah pertanian, dan pemeliharaan kesuburan tanah untuk menciptakan ekosistem yang tidak menguntungkan hama
Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto menyampaikan, pesan yang mendalam: "TMMD bukan hanya tentang membangun jalan atau bangunan – tetapi tentang membangun harapan dan kemandirian masyarakat. Mengapa kita sebagai TNI harus peduli dengan pertanian? Karena kemakmuran petani adalah kemakmuran Indonesia. Setiap lahan yang subur dan bebas hama adalah kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa kita."
"Kita tidak akan pernah bisa mencapai Indonesia Emas jika para petani kita terus menderita akibat kerusakan hama yang bisa dicegah," tambahnya. "Oleh karena itu, mari kita jadikan penyuluhan ini sebagai awal dari perubahan besar dalam dunia pertanian Kabupaten Soppeng – di mana pengetahuan menjadi kunci kemakmuran dan persatuan menjadi dasar kekuatan kita."
Kepala Desa Jampu, Ibu Nur Hafsah Syahrir, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam: "Kita sangat bersyukur atas perhatian Dandim dan tim penyuluhan. Sekarang para petani tidak lagi bingung menghadapi hama, mereka punya ilmu, panduan, dan dukungan dari TNI serta pemerintah untuk mengembangkan usahanya."tutup Ibu Desa".(*)
Redaksi:
Sapta Rini Sunardi S IP
Editor :
Andi Pooja

