Dari Pengabdian Menjadi Kenangan, Setiap Sudut yang Dibersihkan Adalah Bukti Kepedulian TMMD ke- 127
SOPPENG, SULAWESI SELATAN – Alqantaranews.id - Selasa, 10 Maret 2026 — Apakah sebuah pekerjaan selesai ketika pembangunan telah berdiri? Apakah tugas hanya berhenti saat hasilnya terlihat? Jawaban dari Satgas TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng adalah tidak.
Di hari-hari terakhir pelaksanaan TMMD di Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, personel Satgas TMMD menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya terlihat dari apa yang dibangun, tetapi juga dari bagaimana meninggalkan tempat itu dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf Eko Yuliyanto, menegaskan bahwa setiap lokasi yang telah menjadi tempat pengabdian harus ditinggalkan dalam keadaan bersih dan tertata.
“Tempat ini telah menjadi saksi kerja keras kita selama pelaksanaan TMMD. Maka sudah sepatutnya kita meninggalkannya dalam keadaan bersih dan rapi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Letkol Inf Eko Yuliyanto saat memberikan arahan kepada personel Satgas pada Selasa (10/03/2026).
Selain melaksanakan penyelesaian pembangunan tugu TMMD sebagai penanda pelaksanaan kegiatan, personel Satgas juga melaksanakan pembersihan di sekitar lokasi pekerjaan, mulai dari bahu jalan hingga area sekitar tugu TMMD.
Tugu yang berdiri kokoh tersebut bukan sekadar penanda kegiatan pembangunan, tetapi juga menjadi simbol pengabdian dan kerja keras Satgas TMMD selama melaksanakan program pembangunan di wilayah tersebut.
Dengan semangat yang sama seperti saat memulai pembangunan, personel Satgas memastikan setiap sudut lokasi kegiatan tertata rapi menjelang penutupan TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng.
Bagi Satgas TMMD, keberhasilan tidak hanya diukur dari apa yang dibangun, tetapi juga dari nilai tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan yang ditinggalkan setelah tugas selesai.(*)
Redaksi
A.Rosha
Editor:
A.Hasmuliaty



