Viral! Tak Terima Kekalahan Main Tembak Jelly, Sekelompok Remaja di Makassar Mengamuk, Warga Sampai Diancam Parang

 Viral! Tak Terima Kekalahan Main Tembak Jelly, Sekelompok Remaja di Makassar Mengamuk, Warga Sampai Diancam Parang



MAKASSAR, SULAWESI SELATAN . – Alqantaranews.id - Sebuah video keributan antar kelompok remaja di Kota Makassar mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Tello, tepatnya di Jalan Abdullah Daeng Sirua Timur, pada Senin sore (9/3/2026).


Dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, terlihat sejumlah remaja berkumpul di sebuah lorong sambil berteriak dan saling menantang. Situasi yang awalnya hanya permainan perang tembak menggunakan peluru jelly tiba-tiba berubah menjadi keributan.

Menurut informasi yang beredar, keributan tersebut dipicu karena salah satu kelompok remaja tidak menerima kekalahan dalam permainan tersebut. Emosi yang memuncak membuat suasana semakin memanas hingga berujung aksi saling pukul.

Yang lebih mengkhawatirkan, beberapa remaja bahkan terlihat membawa senjata tajam jenis parang saat keributan berlangsung. Hal ini membuat warga sekitar merasa takut dan resah dengan situasi yang terjadi di lingkungan mereka.

Sejumlah warga sempat mencoba melerai keributan tersebut agar tidak semakin membesar. Namun upaya tersebut justru mendapat respons tidak menyenangkan dari para remaja yang sedang emosi.

Seorang warga yang hanya membuka pintu rumahnya untuk melihat situasi bahkan mengaku sempat mendapat ancaman dari seorang remaja berbaju putih yang membawa parang.

Peristiwa tersebut juga terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman video itu kemudian menyebar luas di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari warganet.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Sangat mengganggu ketenangan warga,” ujar salah satu warga setempat. Di Kutip Oleh Tim Redaksi, Selasa 10/3/2026, Pukul 20.48 WITA malam.

Warga berharap aparat segera mengambil langkah agar situasi keamanan di lingkungan sekitar tidak ada keributan.(*)

Redaksi:

A.Rosha

Editor :

A.Hasmuliaty

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak