Putra Maluku Soroti Minimnya Perhatian untuk Atlet Berprestasi di Kejurnas Karate Nasional
MALUKU, - Alqantaranews.id - Tokoh muda Maluku sekaligus Ketua Umum Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas, Jefri Tuwul, menyampaikan rasa kecewa dan penyesalannya terhadap minimnya perhatian yang diberikan kepada atlet-atlet Maluku yang telah berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan menyusul suksesnya pelaksanaan Kejuaraan Nasional Karate Piala Ketum PB FORKI IV Tahun 2026 yang berlangsung pada 9–12 Mei 2026 di GOR C-Tra Arena, Bandung. Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti sebanyak 1.241 atlet dari seluruh Indonesia.
Dalam ajang nasional itu, FORKI Maluku mengirimkan 13 atlet terbaik untuk mewakili daerah. Dari perjuangan tersebut, kontingen FORKI Maluku berhasil membawa pulang dua medali, salah satunya medali perak yang diraih oleh Briptu Marchelino Jansen Kuhuparuw, personel Sat Lantas Polres Seram Bagian Barat.
Menurut Bung Jefri Tuwul, perjuangan para atlet Maluku patut mendapatkan apresiasi besar, baik dari PB FORKI Maluku maupun institusi terkait. Namun hingga saat ini, dirinya menilai belum ada perhatian ataupun bentuk penghargaan yang layak kepada atlet yang telah mengharumkan nama Maluku dan institusi kepolisian di tingkat nasional.
“Ini sangat disayangkan. Atlet-atlet Maluku sudah berjuang dengan penuh semangat membawa nama daerah dan institusi sampai ke tingkat nasional, tetapi perhatian yang diberikan masih sangat minim. Mereka layak diapresiasi karena telah mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran demi nama baik Maluku,” tegas Bung Jefri.
Briptu Marchelino Jansen Kuhuparuw tampil impresif sepanjang pertandingan di kelas Senior Kumite -55 Kg. Ia berhasil melumpuhkan sejumlah lawan tangguh hingga akhirnya menembus babak final dan berhadapan dengan atlet Pelatnas nasional, Muhammad Tegar Januar.
Pada partai final yang berlangsung sengit, Briptu Marchelino harus mengakui keunggulan atlet Pelatnas tersebut dan akhirnya meraih medali perak untuk FORKI Maluku.
Sementara itu, pelatih AIPTU O. Waatwahan mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya yang mampu bersaing di level nasional.
“Sebagai pelatih, saya sangat bersyukur karena atlet yang saya didik dan latih bisa menyumbangkan medali perak untuk FORKI Maluku serta institusi Polda. Ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa,” ungkap AIPTU O. Waatwahan.
Bung Jefri Tuwul berharap ke depan pemerintah daerah, PB FORKI Maluku, serta institusi terkait dapat lebih serius memberikan perhatian kepada para atlet berprestasi agar semangat generasi muda Maluku untuk mengharumkan nama daerah terus tumbuh di tingkat nasional maupun internasional.(*)
Redaksi/Publizher:
Andi Rosha
