Setahun Berlalu, Desa Bojo Masih Menjadi Rumah di Hati KKN 77 UIN Alauddin Makassar
BARRU, – Https:// www/ alqantaranews.id - Setahun telah berlalu sejak berakhirnya pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar di Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, pada Juli–September 2025.
Namun, waktu ternyata belum mampu menghapus jejak kenangan yang begitu dalam. Desa Bojo masih menjadi rumah di hati setiap mahasiswa yang pernah mengabdikan diri di sana.
Bagi peserta KKN 77, Desa Bojo bukan sekadar lokasi pengabdian, melainkan tempat yang menghadirkan keluarga baru, pelajaran hidup, dan kisah-kisah sederhana yang kini menjadi kenangan berharga. Kehangatan sambutan masyarakat, kebersamaan dengan aparat desa, serta canda tawa di posko menjadi potongan cerita yang selalu dirindukan.
Salah satu sosok yang begitu membekas dalam kenangan adalah Kepala Desa Bojo, Dr. Ir. H. Tuppu Bulu Alam, M.M., yang sejak hari pertama menyambut mahasiswa KKN dengan penuh kehangatan dan keterbukaan. Sikap beliau yang sederhana, ramah, serta selalu memberikan dukungan terhadap setiap program kerja membuat para mahasiswa merasa diterima bukan sebagai tamu, melainkan sebagai bagian dari keluarga Desa Bojo.
Tidak hanya itu, perhatian dan kebaikan Ibu Kepala Desa turut memberikan kesan mendalam. Keramahan, kepedulian, serta kasih sayang yang beliau tunjukkan kepada mahasiswa menjadikan suasana KKN terasa begitu hangat, layaknya berada di rumah sendiri.
Begitu pula dengan kak Nurkhaliza Alam, yang dengan keramahan dan kedekatannya turut mewarnai hari-hari kebersamaan selama KKN, sehingga menghadirkan banyak momen indah yang akan selalu dikenang.
Hari-hari yang dahulu dipenuhi aktivitas bersama masyarakat, mulai dari menjalankan program kerja, menghadiri kegiatan desa, hingga berbincang santai dengan warga di sore hari, kini hanya dapat dikenang melalui foto, video, dan cerita yang terus hidup dalam ingatan.
Meski waktu telah membawa setiap mahasiswa kembali pada kesibukan masing-masing, rasa memiliki terhadap Desa Bojo tidak pernah benar-benar hilang.
KKN bukan hanya tentang mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga tentang belajar menjadi pribadi yang lebih peduli, menghargai kebersamaan, dan memahami arti pengabdian kepada masyarakat. Dari Desa Bojo, setiap mahasiswa pulang dengan pengalaman yang tak ternilai serta ikatan persaudaraan yang akan selalu dikenang.
Setahun berlalu, kerinduan itu justru semakin tumbuh. Rindu akan suasana posko yang penuh kehangatan, rindu pada senyum tulus masyarakat yang selalu menyambut dengan ramah, rindu akan kebersamaan yang tercipta tanpa memandang perbedaan, hingga rindu pada setiap sudut Desa Bojo yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup.
Semoga silaturahmi antara mahasiswa KKN 77 UIN Alauddin Makassar dan masyarakat Desa Bojo tetap terjaga. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan kepada Pak Kepala Desa Dr. Ir. H. Tuppu Bulu Alam, M.M. beserta keluarga. Terima kasih atas segala kebaikan, perhatian, dan kasih sayang yang telah diberikan kepada kami selama berada di Desa Bojo. Bagi kami, Bapak, Ibu, dan kak Nurkhaliza Alam bukan hanya bagian dari perjalanan KKN, tetapi telah menjadi keluarga yang akan selalu memiliki tempat istimewa di hati.
"Pengabdian mungkin telah selesai, tetapi cinta, persaudaraan, dan kenangan yang terukir di Desa Bojo akan selalu hidup di hati. Terima kasih, Desa Bojo. Sampai jumpa di lain waktu."
Redaksi / Publizher - Andi Rosha
Editor - Andi Pooja
