APKLI Merah Putih Bentuk Tinsus MUPP UKM PKL Indonesia
Jakarta,_ https: // alqantaranews.id -Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, Dan Pedagang Kaki Lima Indonesia - APKLI MERAH PUTIH dalam Rakor Bidang Pembiayaan dan Fasilitas Usaha dibawah Wakil Ketua Umum, Drs. Muhammad Hatta, MBA, di Kawasan Kukiner Pondok Jaya Mampang Jakarta Selatan, Sabtu Sore, 26 September 2026
Program pembiayaan dan fasilitas usaha APKLI Merah Putih menjadi instrunen mendasar, strategis dan penting dalam pendampingan Usaha Kecil dan Mikro, dan PKL diseluruh Indonesia. Mulai dari petani, nelayan, home industri, sektor jasa dan pedagang. Apapun bentuk dan pola penyaluran pembiayaan/permodalan dan fasilitias usaha wajib ada pendampingan dari hulu hingga hilir. Untuk itu, blue print dan program kerja Bidang Pembiayaan dan Fasilitas DPP APKLI Merah Putih beserta SOP-nya akan dibahas dalam Raker DPP tanggal 17 Oktober 2026 di Jakarta. Dan selnjutnya ditetapkan di Rakernas tanggal 8 November 2026, tegas Ketua Umum APKLI Merah Purih, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed di Kuliner Pondok Jaya Mampang Jakarta Selatan, Sabtu Sore, 26 September 2026.
Lebih lanjut mantan Dewan Pembina PP IPNU dan Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI menuturkan, salah satu keputusan Munas Ke-6 di Asrama Haji Jakarta 25-27 Agustus 2026 adalah tentang: Modal Usaha Produktif dan Pendampingan - MUPP UKM PKL Indobesia. Ini mendasar untuk memperkokoh ekosistem ekonom rakyat kecil. Adapun polanya adalah BAPAK ANGKAT dan Non BAPAK ANGKAT. Paling tidak ada lima (5) sumber daya MUPP UKM PKL Indonesia. Pertama, Dompet Amal Produktif (DAP). Kedua Penyertaan Modal Produktif (PMP). Ketiga, Kemitraan Produktif (KP). Ke-empat, Hibah Produktif, dan Kelima, CSR Produktif. Untuk itu, sebagaimana amanah Munas Ke-6, Ketua Umum dalam waktu dekat terbitkan SK Timsus MUPP UKM PKL Indonesia.
Disamping menyiapkan konsep dan hal teknis, Timsus MUPP UKM PKL Indonesia juga secepatnya membentuk Yayasan dan Koperasi/Korporasi. Sebagai Badan Hukum dalam tata kelola sesuai dengan tata peraruran yang berlaku di RI, pungkas Presiden Kawulo Alit (KAI) yang sudah 15 tahun sejak 2011 mendampingi pelaku ekonomi rakyat Indonesia.
Rakor juga dihadiri jajaran Bidang Pembiayaan dan fasilitas Usaha DPP APKLI Merah Putih, diantaranya: Arif Erdison, Joko, Yusuf, dan Jonathan.(*)
Editor : Andi Pooja
Redaksi : Andi Rosha

