16 Tahun Mengabdi Sebagai PKL di PG Arasoe, Ibu Nurhaeni Curhat Harap tetap bisa eksis sekalipun tak ada proses giling
BONE - https : www // alqantaranews.id - Sebanyak 64 juta pelaku UMKM dan pedagang kaki lima menjadi penopang ekonomi Indonesia. Namun tak semua bisa bertahan Salah satunya Ibu Nurhaeni, pedagang minuman ringan dan makanan di Komplek Pabrik Gula Arasoe, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.
Sudah 16 tahun ia berjualan di kawasan tersebut. Ia bercerita, nasib usahanya bergantung pada musim giling tebu.
"Kalau lagi ada giling kami ada di sini pak, tapi kalau tidak ada giling kami keluar ikut kegiatan-kegiatan pemulihan ekonomi atau pasar-pasar malam di kecamatan-kecamatan, khususnya Kecamatan Mare, Cina, Sibulue, Barebbo dan Tonra," ungkapnya saat ditemui Senin (12/10/2026).
Saat pabrik beroperasi, lapaknya ramai. Saat pabrik sepi, ia harus berpindah-pindah pasar malam untuk bertahan.
*APKLI Merah Putih Bone Hadir Sebagai Jawaban*
Kisah Ibu Nurhaeni inilah yang menggerakkan Bendahara DPD APKLI Merah Putih Kabupaten Bone, Arni Summer, untuk terus mendorong hadirnya ruang bagi UMKM kecil.
Bagi APKLI Merah Putih Kabupaten Bone, kasus Ibu Nurhaeni bukanlah kasus tunggal. Masih banyak pedagang kaki lima yang 10-20 tahun berjuang, namun belum pernah masuk dalam pantauan maupun akses permodalan KUR.
"Disinilah peran APKLI Merah Putih Kabupaten Bone. Kami tidak ingin hanya menjadi organisasi papan nama. Kami ingin menjadi jembatan nyata antara pedagang kecil dengan pemerintah dan BUMN," tegas Arni Summer.
Arni menambahkan, APKLI Merah Putih Bone memposisikan diri sebagai *Garda Terdepan Pembela dan Pemberdaya PKL.*
"Prinsip kami jelas: Bersahabat, Membangun, Mandiri. Kami mendata, kami bina, kami carikan panggung usaha. UMKM tidak butuh dikasihani, mereka butuh diberi kesempatan," ujarnya.
Sebagai bukti komitmen tersebut, APKLI Merah Putih Kabupaten Bone bersama Pemerintah Desa Arasoe dan PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) akan menggelar *Festival Pemulihan Ekonomi & UMKM* di Kawasan PT SGN Desa Arasoe pada *15 Oktober - 15 November 2026*.
Festival kolaborasi ini akan menghadirkan 150 UMKM, wahana permainan, dan fun games dengan tema *UMKM Bangkit Ekonomi Pulih.*
"Kami dari APKLI Merah Putih Kabupaten Bone ingin UMKM seperti Ibu Nurhaeni bangkit. Sudah 16 tahun beliau berjuang, sudah seharusnya mendapat perhatian dan panggung. Festival ini adalah langkah awal. Setelah ini kami akan dorong pendataan ulang UMKM agar bantuan pemerintah tepat sasaran, dan kami kawal akses permodalan mereka," ujar Arni Summer, Bendahara DPD APKLI Merah Putih Kabupaten Bone.
Festival ini bukan sekadar pasar malam, melainkan gerakan pemulihan ekonomi berbasis kerakyatan yang diinisiasi langsung oleh APKLI Merah Putih Kabupaten Bone untuk memastikan tidak ada lagi pedagang yang terlewatkan.
Laporan wartawan : Iwan Hammer
Editor ; Andi Fadal Ali
Redaktur : Andi Rusdi
