Diduga Rusak dan Timbun Anak Sungai, Aktivitas Tambang PT MUTU di Muara Malungai Disorot Adat

 Diduga Rusak dan Timbun Anak Sungai, Aktivitas Tambang PT MUTU di Muara Malungai Disorot Adat



 



MUARA MALUNGAI, http://ALQANTARANEWS.ID - Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, menjadi perhatian menyusul dugaan kerusakan dan penimbunan alur sungai yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang batu bara PT MUTU.


Hal tersebut disampaikan Kepala Adat Muara Malungai, Pak Sabtu atau Bapak Pino, usai melakukan peninjauan langsung ke hulu dan sejumlah alur sungai di wilayah adat, Selasa (1/9/2026) malam.

Menurutnya, Sungai Arang dan Sungai Dewi yang merupakan anak Sungai Moromlongai mengalami perubahan fisik.

"Alur sungai sudah tertimbun dan kondisi sungainya tidak lagi seperti sebelumnya," ujar Pak Sabtu kepada awak media.



Ia menduga alur sungai tertimbun material tanah penutup atau overburden (OB) dari aktivitas pembukaan lahan tambang dalam jumlah besar, sehingga mengganggu fungsi aliran air alami.


Pak Sabtu menegaskan ia menyaksikan langsung kondisi tersebut di lapangan dan menyebut aktivitas berlangsung terbuka tanpa sosialisasi memadai kepada pemangku adat dan masyarakat setempat.

Bagi masyarakat adat Muara Malungai, sungai merupakan ruang hidup yang memiliki nilai ekologis dan sosial, sehingga perubahan alur dikhawatirkan berdampak pada tata air dan ekosistem.

Atas kondisi tersebut, Lembaga Adat Muara Malungai mendorong kerja sama dengan pemerintah desa serta tengah mengkaji perangkat hukum adat untuk menentukan langkah selanjutnya.

Kepala Adat juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait turun langsung ke lokasi, tidak hanya menerima laporan administratif.

"Perlu pemeriksaan lapangan agar kondisi sebenarnya diketahui objektif dan semua pihak bisa memberikan penjelasan," katanya.

Masyarakat adat berharap ada penyelesaian yang adil, transparan, dan memperhatikan kelestarian lingkungan serta hak-hak masyarakat adat.(Tim)

Laporan/ Penulis: Usupriadi / Tim

Editor : Andi Fadal Ali

Redaktur : Andi Rusdi

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak