Antareja : "Memiliki kesaktian luar biasa,mampu masuk ke dalam bumi, kulit kebal dan lidah beracun mematikan."
JAKARTA - Alqantaranews.id - Jumat (27/2/2026), Antareja adalah tokoh wayang kulit gagah anak tertua Bima (Werkudara) dari Dewi Nagagini, yang memiliki kesaktian luar biasa seperti kemampuan masuk ke dalam bumi, kulit kebal (Mustikabumi), dan lidah beracun mematikan.
Sebagai raja Jangkarbumi, ia berwatak jujur, pendiam, dan setia, namun gugur tragis sebelum Baratayuda dengan menjilat telapak kakinya sendiri demi kemenangan Pandawa.
Berikut kisah Tokoh Antareja,Asal-Usul dan Kekuatan :
Antareja lahir dari pernikahan Bima dengan Dewi Nagagini (putri Batara Anantaboga) di Saptapratala. Antareja dibesarkan oleh kakeknya, Batara Anantaboga, dan memiliki kekuatan luar biasa sejak bayi, seperti melawan Prabu Nagabaginda
Ia dibekali Cincin Mustikabumi yang membuatnya tak bisa mati selama bersentuhan dengan tanah, serta Ajian Upas Anta di lidahnya yang bisa membunuh lawan hanya dengan jilatan.
Awal Kemunculan (Sembadra Larung) :
Antareja mencari ayahnya dan pertama kali muncul dalam kisah Sembadra Larung. Ia menemukan Dewi Sembadra (istri Arjuna) tewas, lalu menghidupkannya kembali menggunakan kesaktiannya. Ini menyebabkan salah paham dengan Gatotkaca, namun akhirnya mereka berdamai.
Antareja menjadi raja di negara Jangkarbumi dengan gelar Prabu Nagabaginda. Ia menikah dengan Dewi Ganggi (versi lain menyebut Dewi Sri dan Tari) dan memiliki anak bernama Arya Danurwenda.
Antareja gugur demi Bharatayuda: atas perintah Prabu Kresna, Antareja harus gugur sebelum perang Bharatayuda. Hal ini dilakukan karena kesaktiannya yang terlalu tinggi, ia bisa memenangkan perang sendirian, namun akan menimbulkan ketidakseimbangan. Dengan tulus dan ikhlas, Antareja menjilat telapak kakinya sendiri sebagai pengorbanan (tumbal) untuk kemenangan Pandawa, sehingga ia wafat tanpa terlihat oleh siapapun.
Antareja digambarkan sebagai ksatria pendiam, jujur, setia, dan patuh pada orang tua, serta memiliki sifat patriotik yang tinggi.
Antareja sering dianggap sebagai kakak dari Antasena dan saudara tiri Gatotkaca, yang ketiganya merupakan putra-putra Bima yang sangat sakti.(*)
Reporter : Widi
Redaksi
Andi Rosha
Editor
Andi Hasmuliati
