Kebocoran Obat Dari Sumber dan penyalahgunaan di Lapangan Wajib Dihentikan! Wisnu : Perusahaan Lalai dan Oknum Petugas Yang Main Uang Harus Ditindak Tegas!
SEMARANG, - https: // alqantaranews.id - 2 Agustus 2026 ,Sungguh sangat memprihatinkan dan patut dipertanyakan dengan tegas! Obat-obatan keras dan psikotropika yang seharusnya hanya boleh diperoleh melalui resep dokter dan dikendalikan dengan pengawasan paling ketat, justru beredar begitu mudah di tengah masyarakat tanpa kendali. Fakta ini membuktikan dengan nyata bahwa kebocoran besar bermula dari hulu yaitu dari perusahaan produsen obat yang telah TERBUKTI LALAI menjaga setiap butir obat yang mereka produksi!
JIKA OBAT BISA BEREDAR DI JALANAN, MAKA PERUSAHAAN PRODUSEN WAJIB BERTANGGUNG JAWAB!
Obat-obatan yang kini berubah menjadi "Pil Koplo" dan disalahgunakan masyarakat seperti Triheksifenidil, Bromazepam, Diazepam, Nitrazepam, Tramadol, dan lainnya semuanya diproduksi oleh perusahaan farmasi resmi yang berizin negara. Setiap obat seharusnya dapat dilacak sejak keluar dari pabrik, melalui jalur penyaluran resmi, hingga sampai ke tangan pasien melalui resep dokter. Jika obat itu ditemukan beredar bebas di jalanan tanpa resep sah, maka pertanyaan besarnya: MENGAPA BISA BOCOR? Di mana letak kelalaian pengawasannya? Perusahaan pembuat obat tersebut telah terbukti lalai menjaga amanah negara!
PENGAWASAN APOTEK DAN RUMAH SAKIT WAJIB DIPERKETAT! TELUSURI AKAR MASALAH HINGGA KE SUMBERNYA!
Pengawasan ketat juga harus segera diperketat terhadap Apotek dan Rumah Sakit sebagai jalur penyalur langsung obat kepada masyarakat. Wajib ditelusuri secara mendalam pokok permasalahannya: bagaimana sebenarnya obat itu bisa bocor dari jalur resmi? Namun yang paling utama dan paling harus dipertanggungjawabkan adalah PERUSAHAAN PEMBUAT OBATNYA! Sebab dari sanalah semuanya bermula. Jika dari hulunya sudah bocor, maka di hilir pun tidak akan pernah bisa tertutup rapat!
MASALAH INI SUDAH BERLAMA, HARUS DIATASI SECEPATNYA!
Wisnu alias Roger menegaskan dengan keprihatinan mendalam:
"Permasalahan kebocoran obat ini sudah berjalan sangat lama dan terus dibiarkan! Sebagai Jurnalis yang memikul amanah sebagai PENGONTROL SOSIAL, saya mendesak dengan sangat mendesak: MASALAH INI WAJIB DIATASI DALAM WAKTU SESINGKAT-SINGKATNYA! Jangan ditunda lagi! Selamatkan Generasi Penerus Bangsa kita generasi saat ini dan generasi yang akan datang! Selamatkan pula seluruh Rakyat Indonesia dari bahaya yang terus mengancam!"
"BANTAI ABIS OKNUM ANAK BANGSA YANG BERKHIANAT SELAMA INI DEMI KEUNTUNGAN DIRI SENDIRI! Siapa pun yang sengaja membocorkan, melindungi, atau mengambil keuntungan dari kebocoran obat ini mereka adalah pengkhianat masa depan bangsa! Tindak tegas tanpa ampun!"
APARAT DI LAPANGAN WAJIB LACAK SAMPAI KE SUMBERNYA!
Wisnu alias Roger menegaskan:
"Ketika aparat penegak hukum menemukan obat keras beredar tanpa resep resmi di lapangan, maka jangan hanya menangkap pengedar kecil! WAJIB DILACAK JEJAKNYA MUNDUR SAMPAI KE SUMBERNYA! Usut dari mana obat itu didapat, siapa yang membocorkan, dan sejauh mana kelalaian perusahaan produksinya. Jika obat bisa bocor begitu mudah, berarti sistem pengawasan di pabrik dan jalur penyaluran itu nyata-nyata gagal dan itu adalah kesalahan yang tidak boleh dibiarkan begitu saja!"
SEMUA PETUGAS DI LAPANGAN WAJIB DIAWASI! JANGAN ADA KESEMPATAN DIJADIKAN UANG!
Tidak kalah pentingnya, Wisnu alias Roger juga menekankan pengawasan ketat terhadap seluruh petugas yang bertugas di lapangan:
"SEMUA PETUGAS PENEGAK HUKUM DI LAPANGAN WAJIB BENAR-BENAR DIAWASI! Jangan sampai ada oknum yang mencari KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN! Saat melaksanakan operasi dan menemukan pelanggar yang menggunakan obat keras tanpa resep dokter, JANGAN PERNAH DIMANFAATKAN UNTUK DIJADIKAN UANG! Jangan ada pungutan liar, jangan ada kesepakatan di bawah tangan, jangan ada yang dilepaskan demi imbalan!"
"JIKA TERBUKTI ADA OKNUM PETUGAS YANG MELAKUKAN HAL TERSEBUT, MAKA SANKSI PALING BERAT WAJIB DIJATUHKAN: DIPECAT SECARA TIDAK HORMAT DAN DIPROSES SESUAI HUKUM YANG BERLAKU! Tidak ada toleransi sekecil apa pun! Pengedar tidak akan berani berkembang jika tidak dilindungi oleh oknum yang tidak amanah!"
PIHAK YANG WAJIB BERTINDAK:
Wisnu alias Roger memohon atensi dan perhatian khusus kepada seluruh pihak berwenang untuk bersinergi secepatnya:
Kementerian Kesehatan RI & BPOM periksa dan pertanggungjawabkan perusahaan farmasi yang obatnya terbukti bocor, perketat pengawasan apotek & rumah sakit
BNN, Polri & Kejaksaan lacak obat dari lapangan mundur sampai ke pabrik, usut tuntas pokok permasalahannya
Jajaran Propam & Pengawas Internal awasi ketat setiap petugas di lapangan, bersihkan yang tidak amanah
Setiap Petugas yang Bertugas tegakkan hukum dengan jujur, amanah, dan tanpa pandang bulu
PENUTUP:
"Tutup kebocoran dari hulu sampai ke hilir! Tindak tegas perusahaan yang lalai, perketat pengawasan apotek dan rumah sakit, serta bersihkan barisan petugas yang tidak amanah! Bantai habis para pengkhianat yang memperkaya diri sendiri di atas penderitaan rakyat! Selamatkan Generasi Penerus dan seluruh Rakyat Indonesia itu adalah kewajiban yang hukumnya WAJIB!" tegas Wisnu alias Roger dengan penuh ketegasan.
Pewarta - Robby Rumba Keperwil Sulawesi Selatan
Redaktur - Andi Rusdi
Editor - Andi Pooja
