Beda Suku Beda, Beda Negara: Lisda Gadis Bone Resmi di Persunting Philips,Polisi Australia

 Beda Suku Beda, Beda Negara:  Lisda Gadis Bone Resmi di Persunting  Philips,Polisi Australia 




BONE SULAWESI SELATAN — Alqantaranews.id - Masyah Allah Tabarakallah Nama Kabupaten Bone kembali trend dengan adanya perkawinan beda suku. Itu terungkap saat beredarnya foto perkawinan Bule asal Australia itu bersama gadis Bone yang berlangsung pada hari Senin (10/6), tepatnya di Kampung 77 Desa Tarasu, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.


Tampak pria bule itu mengenakan jas warna hitam sedang gadis Bone itu mengenakan pakaian baju terusan warna putih dihiasi kerudung putih.


Pasangan pengantin itu berdiri dipelaminan, seraya menebarkan senyum menyalami para tamu undangan, foto yang diapload oleh nitizen dimedia sosial itu pun jadi viral.


Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, perkawinan pria asal Negara Australia itu dengan gadis Bone berlangsung di Australia. Foto tersebut di apload oleh warga Kajuara. Bahkan Kepala Desa Ulubalan Haeril Kacong turut mengaploadnya.


Haeril Kacong yang dikonfirmasi membenarkan pernikahan itu. Dia mengatakan, pria bule asal Negeri Kanguru itu resmi menikahi seorang gadis Bone tersebut. kata dia, pernihan pasangan kekasih itu belum lama ini berlangsung.


“Memang betul foto pernikahan pria bule asal Ausralia itu yang duduk bersanding dipelaminan bersama seorang wanita asal Bone. Pasangan tersebut resmi menikah di Australia beberapa waktu lalu. Bahkan, resepsinya pun digelar di Desa Tarasu,” beber Haeril Kacong


Dia menyebutkan identitas pria Bule Australia itu bernama Philips sedang gadis Bone tersebut bernama Lisda,”Pasangan itu sampai jodoh saat bertemu di Australia. Dimana Lisda kala itu bekerja di Australia. Pertemuan keduanya sampai kelubuk hati paling dalam hingga berujung pernikahan,” kata Khaeril pada selasa (12/6/2019)


Menurut Haeril jodoh itu tak akan kemana. Bahkan kata dia, dalam Alquran manusia itu dianjurkan untuk saling kenal-mengenal bersuku-suku, berbangsa-bangsa.


“Ya mungkin seperti itulah makna dalam Alqur’an kita di anjurkan untuk saling kenal-mengenal dan juga untuk tidak saling mengolok-olokkan,” katanya lagi.


lebih lanjut Kepala Desa menuturkan bahwa Lisda merupakan jebolan Pondok pesantren, ia juga alumni salah satu perguruan tinggi di Makassar

Usai Lisda menyelesaikan pendidikannya pada salah satu perguruan tinggi di Makassar, Lisda kemudian bekerja di Australia. Disana Lisda bertemu jodohnya yang merupakan anggota kepolisian Australia,” imbuhnya. 

#pasanganbedanegara #philips #australia #Lisda #Bone #SemogaSAMAWA #Beritaviral

#Jangkauanmeluas

Editor:

Andi Sri Mulyani 

Redaksi/Publizher 

Andi Rosha

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak