LAUTAN ORANGE WARNAI TIMIKA, RIBUAN FANS NEDERLAND MERIAHKAN PAWAI PERDANA SAMBUT PIALA DUNIA 2026
TIMIKA, PAPUA TENGAH – Alqantaranews.id - 11 Juni 2026 menjadi hari bersejarah bagi para pendukung Tim Nasional Belanda (Nederland) di Kabupaten Mimika. Pawai perdana menyambut gelaran Piala Dunia 2026 sukses digelar dan mengubah ruas-ruas jalan Kota Timika menjadi lautan warna Oranje, warna kebanggaan Tim Nasional Belanda.
Ketua Panitia, M. Guntur Fakaubun, S.H., yang akrab disapa Ayah Dede, mengatakan bahwa para pendukung Nederland selama ini sering mendapat berbagai ejekan dan dianggap hanya sebagai "tim penghibur". Namun menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa Belanda selalu menjadi tim yang disegani dan mampu memberikan kejutan di setiap turnamen besar dunia.
"Selama ini kami sering disebut tim penghibur. Tapi jangan lupa, banyak tim besar yang memiliki bintang-bintang dunia justru harus pulang lebih awal setelah berhadapan dengan Belanda. Di Piala Dunia 2026 ini, kami optimistis Nederland bukan lagi sekadar tim penghibur, tetapi menjadi salah satu tim andalan dalam perebutan gelar juara," tegas Ayah Dede.
Ia juga mengajak seluruh pecinta sepak bola di Mimika untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan meskipun mendukung tim yang berbeda.
"Boleh berbeda fans, boleh berbeda pilihan tim, tetapi tali persaudaraan harus tetap terjaga. Jangan sampai karena sepak bola kita kehilangan rasa hormat dan persaudaraan sebagai sesama warga Mimika," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ayah Dede mengimbau seluruh masyarakat Mimika agar bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
"Mari kita sambut Piala Dunia dengan penuh suka cita. Jangan ada rasa dengki, jangan ada permusuhan. Beda fans, beda pendapat, tetapi jangan pernah berbeda sebagai saudara," pesannya.
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta pawai agar selalu tertib berlalu lintas dan menghormati pengguna jalan lainnya.
"Saat pawai berlangsung, jangan jadikan jalan raya sebagai arena balap. Mari saling menghargai, menjaga keselamatan, dan menunjukkan bahwa fans sepak bola di Mimika adalah pendukung yang dewasa, tertib, dan cinta damai," tutupnya.
Pawai perdana ini menjadi simbol semangat kebersamaan para pecinta sepak bola di Mimika dalam menyambut pesta olahraga terbesar di dunia, sekaligus menunjukkan bahwa rivalitas di lapangan tidak boleh menghilangkan persaudaraan di kehidupan sehari-hari. (*)
Penulis/Pewarta:
Editor:
Andi Fadal Ali
Redaksi/ Publizher
Andi Rosha
