Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Tunjukkan Keunggulan Literasi di Makassar
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN – alqantaranews.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAIT Darul Fikri Makassar (DAFI School Makassar). Salah satu siswi terbaiknya, Adzkiyah Raihanah Putri dari kelas XI.B, berhasil meraih Juara 3 Pemilihan Duta Baca Pelajar Kota Makassar Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada Selasa, 23 Juni 2026, setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian tahapan seleksi yang berlangsung secara ketat dan kompetitif. Adzkiyah berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan para pelajar berprestasi dari berbagai sekolah di Kota Makassar.
Ajang Pemilihan Duta Baca Pelajar Kota Makassar Tahun 2026 diawali dengan proses pendaftaran peserta yang berlangsung sejak 21 Mei hingga 18 Juni 2026. Setelah itu, para peserta mengikuti Technical Meeting pada 15 Juni 2026 guna mendapatkan penjelasan terkait mekanisme dan tahapan seleksi yang akan dijalani.
Tahapan berikutnya adalah Seleksi Administrasi yang dilaksanakan pada 19 Juni 2026. Pada hari yang sama, panitia mengumumkan peserta yang dinyatakan lolos untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Adzkiyah termasuk salah satu peserta yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan dan berhak mengikuti proses seleksi berikutnya.
Perjuangan Adzkiyah berlanjut pada 22 Juni 2026 melalui tahapan Ujian Tulis dan Wawancara. Dalam sesi ini, para peserta diuji kemampuan literasi, wawasan, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Duta Baca Pelajar.
Kompetisi kemudian memasuki tahap yang lebih menantang pada 23 Juni 2026. Para peserta diminta mengikuti Penulisan Esai Literasi dan Presentasi yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian akhir. Melalui tahapan tersebut, peserta dituntut mampu menuangkan ide, gagasan, dan solusi terkait penguatan budaya literasi di kalangan pelajar.
Dengan persiapan yang matang dan semangat belajar yang tinggi, Adzkiyah berhasil menampilkan performa terbaiknya. Kemampuan literasi yang kuat, keterampilan berbicara di depan publik, serta kepercayaan diri yang baik menjadi faktor yang mengantarkannya meraih posisi Juara 3 Duta Baca Pelajar Kota Makassar Tahun 2026.
Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar DAFI School Makassar. Di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis masih memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.
Guru pendamping, Nurfaizah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih oleh Adzkiyah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih Adzkiyah. Selama proses pendampingan, saya melihat semangat belajar yang luar biasa. Ia tidak hanya mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba, tetapi benar-benar menikmati proses belajar, membaca, berdiskusi, dan memperbaiki diri dari setiap masukan yang diberikan. Prestasi ini adalah hasil dari ketekunan dan kerja keras yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Menurut Nurfaizah, salah satu hal yang paling membanggakan dari sosok Adzkiyah adalah kemampuannya menjalani setiap tahapan seleksi dengan penuh tanggung jawab dan semangat untuk terus berkembang.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa ketika seorang pelajar memiliki kemauan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah, maka hasil terbaik akan mengikuti. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi murid-murid lainnya untuk semakin mencintai literasi dan berani menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMAIT Darul Fikri Makassar, Ustaz Syahrul Ramadhana, S.Pd., Gr., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah mengharumkan nama sekolah.
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, kami mengucapkan selamat kepada Adzkiyah Raihanah Putri atas prestasi yang membanggakan ini. Keberhasilan meraih Juara 3 Duta Baca Pelajar Kota Makassar merupakan bukti bahwa budaya literasi yang dibangun secara konsisten mampu melahirkan murid yang berprestasi, percaya diri, dan siap bersaing di berbagai ajang,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa literasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan yang terus diperkuat di lingkungan DAFI School Makassar.
“Kami meyakini bahwa membaca adalah pintu menuju ilmu pengetahuan. Dari membaca lahir pemahaman, dari pemahaman lahir gagasan, dan dari gagasan lahir perubahan. Karena itu, kami akan terus mendorong murid-murid untuk mencintai literasi sebagai bekal menghadapi masa depan dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
Prestasi yang diraih Adzkiyah menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi yang ditanamkan secara konsisten di lingkungan sekolah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, serta berani menyampaikan ide dan gagasan di ruang publik.
Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa pembinaan karakter dan penguatan budaya membaca yang dilakukan sekolah mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat kota. DAFI School Makassar terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, mendorong semangat belajar sepanjang hayat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan budaya literasi.
Bagi DAFI School Makassar, capaian ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan motivasi untuk terus menghadirkan pendidikan yang mampu memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas literasi, serta melahirkan generasi muslim yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan gemilang dalam prestasi.
Selamat kepada Adzkiyah Raihanah Putri atas prestasi membanggakan sebagai Juara 3 Duta Baca Pelajar Kota Makassar Tahun 2026. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar Indonesia untuk terus membaca, belajar, berkarya, dan mengukir prestasi terbaik demi masa depan yang lebih cerah.(*)
Penulis/Pewarta:
Fajar Ahmad Wahyuddin
Redaksi/Publizher:
Andi Rosha
Editor:
Andi Sri Hasmuliaty
