Kinerja Kadis SDMBK Janso Sipahutar Terbukti, Proyek Nyata Bicara di Lapangan
MEDAN, https // alqantaranews.id - Kinerja Kepala Dinas SDMBK Kabupaten Deli Serdang, Jansu Supahutar, terbukti menunjukkan hasil nyata sepanjang periode 2025 hingga 2026. Minggu(26/07/2026)
"Di tengah berbagai isu dan kritik yang berkembang, sejumlah proyek fisik yang berjalan di lapangan menjadi bukti bahwa pembangunan tetap berlangsung dan terukur.
Sejumlah pekerjaan strategis yang telah direalisasikan di antaranya meliputi:
Pembangunan Drainase di Desa Pasar 7, Kecamatan Patumbak sepanjang ±250 meter, yang bertujuan mengatasi genangan air di kawasan permukiman warga.
Pekerjaan Drainase di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, berupa pembangunan dan normalisasi saluran air guna mengurangi risiko banjir di wilayah padat penduduk.
Perbaikan dan Peningkatan Ruas Jalan Kabupaten di wilayah Patumbak dan sekitarnya,
"untuk meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Peningkatan Jembatan Sei Seruai (Kecamatan Patumbak) sebagai bagian dari konektivitas antarwilayah yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Program Pemeliharaan Rutin Jalan dan Drainase di beberapa kecamatan, termasuk Pantai Labu dan Tanjung Morawa, guna menjaga kualitas infrastruktur yang sudah ada.
Proyek-proyek tersebut tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari akses jalan yang lebih baik hingga berkurangnya genangan air di lingkungan tempat tinggal.
"Pantauan di lapangan memperlihatkan bahwa pembangunan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan benar-benar direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Kalau kita lihat langsung, memang ada kerja. Perubahannya nyata dan dirasakan masyarakat,” ujar salah satu warga.
Di tengah capaian tersebut,
"berbagai kritik dan pemberitaan negatif tetap menjadi bagian dari dinamika yang terjadi. Beberapa proyek juga sempat menjadi sorotan terkait kualitas pekerjaan, yang menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.
Pengamat sekaligus pengurus DPP Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GEMAK), Rizal HSB,
"menegaskan bahwa kerja nyata harus menjadi tolok ukur utama dalam menilai kinerja pemerintah.
“Yang paling penting adalah hasil di lapangan. Proyek berjalan, masyarakat merasakan, itu fakta. Namun pengawasan tetap harus diperkuat agar kualitas pekerjaan maksimal,” tegasnya.
"Dengan berbagai proyek yang telah berjalan sepanjang 2025–2026, kinerja Kadis SDMBK Jansu Supahutar dinilai tetap menunjukkan progres signifikan. Ke depan, peningkatan kualitas pekerjaan, transparansi, dan pengawasan diharapkan terus diperkuat guna menjaga kepercayaan publik.
Di tengah berbagai opini yang berkembang, satu hal yang menjadi catatan penting: proyek nyata telah berjalan, dan hasilnya mulai terlihat di lapangan.
Pewarta - Ade Saputra/Robby Rumba
Editor - Andi Pooja
Redaktur -Andi Rusdi

